Sudah beberapa minggu aku terus menerus baca buku yang sama—kisah seorang penari di desa kecil yang mencoba menemukan jalan kembali setelah kehilangan arah. Aku tak bisa lepas dari ceritanya, meski kadang malam-malam aku juga berdansa sendiri di lantai rumah sambil mendengarkan musik yang sama.